10 khasiat brotowali ini patut dijadikan alternatif

Khasiat brotowali – Brotowali merupakan tanaman obat yang mungkin sudah sangat familiar ditelinga. Yaps, tanaman brotowali ini biasanya tumbuh di halaman rumah yang tergolong sebagai tanaman obat yang hidup liar.

Sekalipun tergolong liar, tanaman obat brotowali ini memiliki banyak khasiat yang bisa dijadikan alternatif pengobatan. Tak jarang pula tanaman ini dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan jamu karena memiliki kandungan bahan-bahan kimia yang memberikan khasiat bagi kesehatan tubuh. Inilah 10 khasiat tumbuhan obat brotowali yang patut dijadikan alternatif pengobatan.

10 khasiat tumbuhan obat Brotowali sebagai alternatif

1. Penambah nafsu makan

Hilangnya nafsu makan tidak bisa kita abaikan terus menerus karena bisa saja berakibat buruk bagi kesehatan kita. Solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan mengkonsumsi ramuan dari rebusan daun brotowali. Kita juga bisa mencampurnya dengan madu untuk mengurangi rasa pahitnya.

2. Penyembuh untuk luka

Saat terluka kita biasanya menggunakan betadine sebagai obat. Namun tahukah bahwa masih ada alternatif pengobatan lain yang tak kalah ampuh dari itu? Yaitu dengan menggunakan tumbukan daun brotowali yang ditempelkan pada luka. Kandungan alkaloid pada brotowali dapat membunuh bakteri pada luka dan dapat mempercepat proses penyembuhan.

3. Penyembuh penyakit pada kulit

Penyakit kulit parah seperti scabies juga bisa diobati dengan tumbuhan obat yang satu ini. kita bisa mekhasiatkan tumbuhan ini sebagai alternative pengobatan tradisional. Caranya mudah, yaitu dengan menumbuk daun brotowali dan mencampurnya dengan belerang serta minyak kelapa. Lalu oleskan ramuan tersebut pada kulit yang terkena scabies.

4. Obat bagi penderita diabetes

Kandungan antidiabetik yang terkandung dalam tumbuhan obat brotowali ini, merupakan alternatif pengobatan diabetes yang patut kita coba selain mengobatan medis. Memang tidak akan bisa menyembuhkannya secara instan, namun ramuan dari tumbuhan ini bisa membantu mengontrol kadar gula darah.
Caranya yaitu dengan mengkonsumsi rebusan batang brotowali yang dicampur dengan daun sambilo dan daun kumis kucing. Konsumsilah sebanyak 2 kali sehari.

5. Penurunkan demam

Mengkonsumsi ramuan yang dibuat dari rebusan batang brotowali ini, patut kita coba sebagai salah satu obat penurun panas. Kandungan antiperik dan analgesik pada tumbuhan ini terbukti dapat menurunkan demam. Kita juga bisa menambahkan madu pada ramuannya untuk mengurangi rasa pahit.

6. Obat untuk hepatitis

Penyakit hepatitis ini ditandai dengan menguningnya bagian tubuh yaitu kulit, mata serta ludah yang disebabkan oleh naiknya kadar bilirubin pada tubuh. Solusi alternatif yang bisa dilakukan yaiu dengan meminum obat herbal dari rebusan batang brotowali yang ditambah dengan madu. Minumlah secara rutin sekitar ¾ gelas dua kali sehari.

7. Mengobati gatal

Gatal merupakan penyakit sepele namun sangat mengganggu. Solusi untuk mengobatinya yaitu dengan berendam dalam air rebusan daun brotowali yang dicampur dengan belerang. Berendamlah sekitar 20 menit.

8. Obat rematik

Rutin mengkonsumsi rebusan batang brotowali bisa menjadi obat alteratif bagi penderita rematik. Minumlah sebanyak 2 kali dalam sehari.

9. Mengobati diare

Mengkonsumsi air rebusan brotowali dipercaya bisa menyembuhkan diare karena efek yang dimiliki timbukan brotowali yaitu menghentikan pertumbuhan bakteri salmonella typhi yang menyebabkan diare.

10. Merangsang urat saraf

Rasa pahit pada tumbuhan ini tidak hanya pahit namun juga memiliki khasiat, yaitu mengandung zat pikroretin yang berfungsi untuk merangsang kerja saraf pada saluran pernafasan.

tanaman brotowali yang biasanya tumbuh secara liar di halaman rumah kita ternyata memiliki banyak khasiat diantaranya sebagai Penambah nafsu makan, penyembuh luka, penyembuh penyakit pada kulit, penurun demam, obat hepatitis, mengobati gatal, sebagai obat rematik, mengobati diare, serta merangsang urat saraf.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *